Tawaqufan (Penutupan) Sementara Pengajian Wali Santri Bersama Abuya Muchtar

Diawali dengan pembacaan manakib Abuya Nawi, tawaqufan (penutupan) sementara pengajian wali santri bersama Abuya Drs. K.H. Ahmad Muchtar dilaksanakan pada Ahad kemarin, 2 Februari 2024. Pengajian dihadiri oleh pengurus pesantren, wali santri orang tua santri putra, dan seluruh santri Al-Awwabin.

Melalui sambutannya, musyrif thalabah Ustaz Drs. K.H. Fatchurochman menyampaikan beberapa maklumat. Di antaranya adalah rencana kegiatan santri di bulan Ramadan nanti. Menjelang Ramadan, santri akan diberikan waktu untuk pulang ke rumah dan selanjutnya mengikuti aktivitas di pesantren selama bulan Ramadan sampai tanggal 24 Ramadan.

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan acara inti; pengajian bersama Abuya Muchtar. Di antara hal yang Abuya sampaikan adalah nasihat untuk memperbanyak berselawat kepada Rasulullah Saw., di bulan Syakban ini. Di bulan Syakban inilah ayat Al-Qur’an tentang perintah berselawat yang Allah serukan diturunkan, yaitu surah Al-Ahzab, ayat ke-56.

Abuya juga menyampaikan nasihat tentang perbuatan sunah yang dapat melebihi perbuatan yang wajib. Salah satunya adalah memberikan salam. Memberikan salam kepada orang lain itu sunah, sedangkan menjawab salam itu wajib. Akan tetapi, meski bersifat sunah, lebih diutamakan untuk memberikan salam daripada menjawab salam.

Acara pengajian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Asep Jamaluddin, S.Ag. Setelah pengajian selesai, para wali santri menjenguk anak-anaknya untuk beramah-tamah.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *