DUA SANTRI AL-AWWABIN RAIH PRESTASI DALAM MUSABAQAH QIRA’ATIL KUTUB TINGKAT REGIONAL DAN NASIONAL

Prestasi kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Awwabin Depok dalam bidang kajian kitab kuning. Kali ini, dua santri Al-Awwabin berhasil meraih juara dalam dua ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) yang diselenggarakan oleh lembaga dan organisasi kemahasiswaan yang berbeda. Kedua capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Al-Awwabin, sekaligus menunjukkan semangat para santri dalam mendalami khazanah keilmuan Islam melalui tradisi pembelajaran kitab kuning.

1. Muhammad Najwan Raih Juara 3 MQK HSN 2026 Se-Jabodetabek

Prestasi pertama diraih oleh Muhammad Najwan, santri Al-Awwabin yang berhasil memperoleh Juara 3 dalam Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) HSN 2026 kategori Marhalah Ula tingkat se-Jabodetabek. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Tangerang Selatan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026. Perlombaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, dengan melibatkan peserta dari berbagai pondok pesantren di wilayah Jabodetabek.

Dalam keikutsertaan pada ajang tersebut, Pondok Pesantren Terpadu Al-Awwabin mengirimkan tiga orang santri sebagai peserta. Dua di antaranya mengikuti kompetisi MQK kategori Marhalah Ula, yakni Muhammad Najwan dan Arsakha Kenzie Budiman. Sementara itu, satu santri lainnya, Muhammad Jayyid Al-Adzka, mengikuti kompetisi pada kategori Marhalah Wustha. Keikutsertaan ketiganya menjadi bentuk partisipasi Al-Awwabin dalam menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional sekaligus memberikan ruang bagi para santri untuk menguji kemampuan dan pengalaman mereka dalam bidang pembacaan kitab kuning.

Setelah melalui rangkaian perlombaan dan proses penilaian oleh dewan juri, hasil kejuaraan secara resmi diumumkan pada Ahad, 25 Oktober 2026. Berdasarkan surat keputusan panitia, Muhammad Najwan berhasil menempati posisi ketiga dengan perolehan nilai 93, bersaing dengan para peserta dari sejumlah pesantren lainnya. Capaian ini menjadi salah satu bentuk apresiasi atas kesungguhan dan ketekunannya dalam mempelajari serta memahami literatur keislaman klasik.

Pengumuman prestasi tersebut disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan oleh keluarga besar Al-Awwabin. Keberhasilan Muhammad Najwan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengkaji kitab kuning. Lebih dari sekadar memperoleh penghargaan, keikutsertaan dalam ajang semacam ini juga menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas pengalaman dalam tradisi keilmuan pesantren.

Muhammad Najwan santri putra kelas 3 MTs berhasil meraih juara 3

2. Muhammad Habiburrohman Raih Juara 1 MQK Tingkat Nasional dalam Ajang ALF 2026

Tidak berselang lama dari capaian tersebut, kabar membanggakan kembali datang dari santri Al-Awwabin. Kali ini, Muhammad Habiburrohman berhasil meraih Juara 1 dalam Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) kategori Siswa tingkat nasional pada kegiatan AL-‘Arabiyyah Lil Funun (ALF) 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMPS PBA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai salah satu wadah kompetisi dan pengembangan kemampuan kebahasaan serta keilmuan bagi para pelajar dan mahasiswa.

Perlombaan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, dan hasil kejuaraan diumumkan pada Kamis, 29 Oktober 2026. Dalam kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah tersebut, Muhammad Habiburrohman berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga menempati posisi tertinggi pada kategori yang diikutinya. Keberhasilan ini sekaligus mengantarkan nama Al-Awwabin meraih prestasi di tingkat nasional dalam bidang Musabaqah Qira’atil Kutub.

Raihan Juara 1 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Al-Awwabin. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kitab kuning yang menjadi salah satu tradisi utama pendidikan pesantren memiliki ruang aktualisasi yang luas, bahkan hingga ke tingkat kompetisi nasional. Diharapkan, capaian Muhammad Habiburrohman dapat menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk semakin giat menuntut ilmu, memperdalam kajian kitab turats, serta berani mengambil bagian dalam berbagai ajang kompetisi keilmuan.

Muhammad Habiburrohman santri kelas 3 MA berhasil meraih juara 1

Dua prestasi yang diraih oleh Muhammad Najwan dan Muhammad Habiburrohman ini menjadi catatan positif bagi perjalanan pendidikan di Pondok Pesantren Terpadu Al-Awwabin. Keduanya tidak hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga turut mengharumkan nama pesantren melalui bidang keilmuan yang menjadi identitas dan tradisi pendidikan pesantren. Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk terus melahirkan generasi santri yang berilmu, berprestasi, dan memiliki kecintaan yang mendalam terhadap khazanah keilmuan Islam.

Tidak lupa, keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Al-Awwabin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dewan asatiz yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan dukungan kepada para santri selama proses persiapan hingga pelaksanaan perlombaan. Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Ustaz Hafizh Syah Putro, S.H. yang telah mendampingi para santri dalam seluruh rangkaian proses perlombaan, mulai dari persiapan, keikutsertaan, hingga pengumuman hasil kejuaraan. Dukungan dan pendampingan tersebut tentu menjadi bagian penting dalam mengantarkan para santri meraih prestasi. Semoga segala ikhtiar dan kontribusi yang telah diberikan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah Swt.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *