Rapat Kerja Iksad Putra dan Putri Masa Abdi 2025–2026: Iksad Berkarya, Santri Berdaya

Ikatan Santri Al-Awwabin Depok (Iksad) melaksanakan Rapat Kerja (Raker) perdana untuk pengurus masa abdi 2025–2026. Raker ini menjadi agenda penting yang diselenggarakan langsung oleh Iksad sebagai langkah awal dalam menjalankan amanah organisasi satu tahun ke depan.
Rapat Kerja Iksad Putra dilaksanakan pada malam Sabtu, 14 November, sedangkan Rapat Kerja Iksad Putri digelar pada malam Senin, 16 November. Kedua kegiatan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB, berjalan dengan tertib dan penuh semangat dari para pengurus yang baru dilantik.
Sebagai forum resmi pertama setelah pelantikan, raker ini bertujuan menyusun arah gerak organisasi, membagi peran tiap seksi, serta memastikan seluruh program kerja tersusun secara jelas dan terukur.
Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Pembina Iksad Ustaz Zaim Najibuddin Rahman, M.Pd, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan program kerja oleh tiap koordinator seksi: Pendidikan, Ubudiyah, Keamanan, Kebersihan, Olahraga, Humas dan Keperpustakaan, Dakwah, Kesehatan, dan Kesenian.
Dalam arahannya, Pembina Iksad menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah bersedia mengemban amanah kepengurusan tahun ini. Beliau mengingatkan bahwa kunci utama dalam berorganisasi adalah keistikamahan, baik dalam menjalankan program kerja maupun dalam menjaga kedisiplinan diri. Jika ada anggota yang kurang aktif, pembina menekankan pentingnya saling menguatkan dan saling mengingatkan agar setiap seksi tetap berjalan optimal. Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa pengurus harus menjaga kekompakan, di mana BPH harus memperhatikan para koordinator, dan koordinator harus memperhatikan masing-masing anggotanya. Dengan demikian, alur koordinasi dapat berjalan rapi dan organisasi dapat berkembang lebih baik.
Dalam sesi laporan program kerja yang disampaikan oleh setiap koordinator seksi, setelahnya berlangsung sesi tanggapan dan pertanyaan dari peserta raker. Koordinator seksi kemudian memberikan jawaban dan klarifikasi untuk menyempurnakan program yang telah disusun. Suasana diskusi berlangsung hidup, saling menghargai, serta fokus pada perbaikan bersama.
Raker ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dan kerja sama antar pengurus. Dengan semangat kebersamaan, para pengurus diharapkan mampu menjalankan amanahnya secara amanah, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Iksad sebagai organisasi santri di Pondok Pesantren Al-Awwabin diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan karakter, kedewasaan, dan kepemimpinan santri, sehingga kehadirannya memberikan manfaat nyata bagi seluruh lingkungan pesantren.









